Penyelenggaraan Webinar Kuliah Umum dengan Topik “Menembus Pasar Furnitur Eropa”

Pada tanggal 27 Juni 2020, Program studi Manajemen Bisnis Industri Furnitur menyelenggarakan sekaligus menjadi Hostacara Webinar kuliah umum di tengah Covid-19 dengan topik “Menembus Pasar Furnitur Eropa”. Acara dilaksanakan selama 2 setengah jam yang dimulai pada pukul 13.00 s.d. 15.30 waktu setempat.  Webinar kali ini dihadiri oleh tidak kurang dari 100 peserta dari kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa polifurneka, mahasiswa dari kampus lain maupun pemangku kepentingan yang tertarik dengan pasar eropa.

Adapun yang bertindak sebagai pembicara adalah Hartono Prabowo selaku Country Manager FSC Indonesia dan Liem Laurent selaku Wakil Ketua Umum DPP Asmindo Bid. Bahan Baku dan Penunjang. Lalu, untuk moderator adalah Yogi Akbar Sunardiansyah selaku ka.prodi manajemen bisnis industri furnitur.

Selanjutnya, webinar diawali dengan sambutan oleh Dr. Tri Ernawati M.si selaku rektor polifurneka, dalam paparannya menyampaikan pentingnya standar legalitas dan sertifikasi green furnitur dalam menembus ekspor pasar furnitur eropa yang menjadi latar belakang pelaksanaan webinar kepada seluruh peserta.

Di sesi paparan, Bapak Hartono Prabowo, Country Manager FSC Indonesia, dalam presentasinya menyampaikan isu-isu lingkungan yang terkadang menjadi hambatan pelaku usaha furnitur Indonesia dalam ekspor yang bukan hanya eropa namun juga negara-negara maju lainnya.  Dalam kesempatan tersebut, Bapak Hartono juga menyampaikan bahwa Uni eropa merupakan pengimpor kayu terbesar kedua didunia, namun dari sisi negara penghasil ekspor kayu, Indonesia sebagai negara penghasil kayu justru kalah jauh dibanding Cina dan Vietnam.

Bapak Kumara juga memberikan gambaran mengenai FSC (Forest For All Forever) dan juga CoC-FSC sebagai salah satu persyaratan sertifikasi hutan yang penting dimiliki oleh perusahaan eksportir karena memiliki peran untuk menghargai pengelolaan hutan atau produk yang bertanggungjawab dan menghargai jasa lingkungan. Selain itu disampaikan pula bahwa kayu menjadi salah satu material yang menarik bagi industri kontruksi seperti halnya kemampuan kayu yang mampu menyimpan karbon yang tidak akan emisi sepanjang tidak terbakar atau lapuk.

Pada paparan kedua, Liem Laurent, menyampaikan kiat-kiat bagaimana tahapan dan cara dalam memasuki pasar ekspor eropa yang berdasarkan dari pengalaman bapak laurent sebagai seorang praktisi. Bapak laurent menjelaskan secara detail dan tersusun mulai dari hal apa saja yang perlu di perhatikan seorang pelaku usaha sampai ke permasalahan-permasalahan umum industri mebel pada umumnya di indonesia.

Salah satu masalah yang menarik dibahas oleh bapak laurent ialah mengenai administrasi yang dikata oleh pak laurent sebagai biang momok yang menakutkan bagi IKM (Industri Kecil Menengah). Maka dari itu bapak laurent selalu menekankan pentingnya SLVK yang dapat membantu para IKM dalam menyelesaikan masalah-masalah umum industri mebel terutama sehingga nantinya mempermudah jalan para IKM untuk menembus pasar Ekspor Eropa. Selain daripada itu, pak laurent selalu menyisipkan motivasi kepada para peserta jangan pernah kalah sebelum mencoba karena kunci awal sukses ialah terus melangkah maju.

Antusiasme peserta webinar melahirkan ratusan keingintahuan mendalam dari peserta berupa pertanyaan-pertanyaan kritis pada saat webinar berlangsung. Untuk dapat mengakomodasi pertanyaan-pertanyaan tersebut terpilihlah 5 penanya yang dianggap dapat mewakili pertanyaan ratusan peserta webinar. Para peserta mengapresiasi kegiatan ini, karena mereka mendapatkan informasi banyak mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan ketika akan melaksanakan kegiatan ekspor khususnya ekspor furnitur ke eropa. Diakhir sesi, moderator menyampaikan kesimpulan dari kedua narasumber dan berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara webinar pada kali ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *